Tag Archives: 2013

Nonton Jazz di Tepi Sungai itu …

Ini adalah kali kedua Mahakam Jazz diadakan di Samarinda, masuk kedalam rangkaian acara Festival Mahakam. Sebuah rangkaian kegiatan Festival yang diadakan oleh Pemerintah Kota Samarinda yang sudah dilaksanakan banyak kali (maaf nggak menghitung). Tahun ini saya menyempatkan untuk kembali ke Samarinda, menyaksikan seperti apa sih acaranya. Ya saya penasaran dan juga selo.

Fathur, Tuti, Boy dan Faisal
Fathur, Tuti, Boy dan Faisal

Jadi volunteer itu…
Ya saya memilih untuk bergabung menjadi volunteer atau sukarelawan bersama kepanitiaan Mahakam Jazz kemarin, karena rasanya kalau hanya menjadi penonton saja sayangnya tidak mendapat apa-apa kan selain tontonan. Nah jauh-jauh hari saya sudah sudah mengajukan diri dengan mengirimkan surel kepada panitia.
Tengtong! Ya saya diterima dong, masak saya udah ganteng dan ceria nulis surel ke panitia nggak diterima. Ya hitung-hitung sekalian mudik ketemu keluarga, kan bisa makaryo disalah satu hajatan besar Pemkot.
Malam sehari sebelum pelaksaan semua volunteer dikumpulkan untuk mendapatkan pengarahan dari panitia. Jeng jeng jeng!!! *pake sound effect* wah rupanya ketemu sama mas Vindra dan mas Ajie dikafe tersebut. Jangan ditanyalah mereka siapa, hehe… sebut saja board disalah satu acara jazz di Jogja (Ngayogjazz).
Setelah bertemu mereka saya mengarah ke meja yang tampaknya banyak orang berkumpul disana, tentu dengan suasana agak hectic. Salim-saliman, cipika-cipiki *nggak ada* dan saling kenalan dengan teman-teman volunteer disana. Tidak begitu lama semua terkumpul, kami pun mendapatkan brifieng (pengarahan) dari mas Agus selaku Festival Director. –skip soale akeh sing dibahas-
Setelah brifieng singkat, dan kemudian dibagi ke divisi masing-masing. Saya dan beberapa teman dari Dokumentasi berkumpul untuk merapatkan bagaimana kedepannya *halah. Saya menunjuk diri untuk jadi koordinator dokumentasi, mungkin saya yang paling tua atau saya kelewat pede karena udah pengalaman soal beginian. Ya untungnya nggak ada volunteer divisi perlengkapan ya? –hehehe

Tim Dokumentasi paling asik
Dalam satu tim kemarin Mahakam Jazz saya sangat beruntung mendapat kawan-kawan yang punya passion cukup besar. Disebut nggak namanya? Ya sebutin deh, hehehe. Ada Farras, Faisal, Fathur, Wawan dan terakhir Tuti (ketahuan dari namanya cewek sendirian dia di tim).
Masing-masing punya rasa ingin tahu yang tinggi, dan mau bekerja. Untungnya lagi kami di fasilitas dari mas Agus dengan dua unit kamera Canon 60D lengkap dengan beberapa lensa yang kondisinya mengenaskan (berjamur parah). Kami memutuskan untuk tidak menggunakan lensanya untuk memotret, menghindari gambar jadi soft atau kualitasnya jelek. Untungnya sebagian ada yang membawa lensa sendiri, jadi kita hanya menggunakan body kamera-nya.
Ya kita emang paling asik, asik ngabisin space hardisk kira-kira hampir 300GB untuk foto dan video dua hari acara berlangsung, hehehe. Ya paling banyak jelas video, mengingat Mahakam Jazz tahun lalu konten video-nya kurang ya saya manut sama teman-teman yang memang berinisiatif untuk mendokumentasikan secara audio visual aja sih. Yang penting kerjaan saya bagian motret nggak ketinggalan, maklum saya bareng Wawan aja yang motret dibantu sama Boy.
Dihari terakhir kami tutup dengan makan nasi kuning bareng, kecuali Boy, Faisal dan Tuti yang udah balik duluan. Anggap aja syukuran dan ngelurusin punggung selesai acara.

Serius ini bonus foto mbak-mbak SPG Mahakam Jazz
Serius ini bonus foto mbak-mbak SPG Mahakam Jazz

Continue reading Nonton Jazz di Tepi Sungai itu …