Tag Archives: 2014

Membuat Video Perjalanan Yang Baik

Sambil menunggu kabar baik dari kampus, saya mencoba untuk berbagi tips mengenai bagaimana membuat video perjalanan yang menarik. Ini pun hasil survey dan hanya satu orang yang nyamber minta dibuatkan yaitu Raden Mas Anno.

Mungkin saat ini ketika foto tidak cukup membuat puas untuk merekam perjalanan,  banyak diantara para pejalan (Traveller) mulai beralih merekam perjalanan mereka dalam format video. Sebagai medium yang berbeda dengan foto, video dapat membuat penikmat gambar lebih menyentuh, tentu gambar bergerak dapat memberikan kesan yang berbeda dibanding foto.

Disini saya akan berbagi mengenai tips! Membuat video perjalanan yang mudah dan menarik. Ada beberapa aspek penting dan nggak begitu penting yang mungkin aja perlu diperhatikan agar tidak terjebak mainstream para Youtube Creator di Indonesia soal video perjalanan (Traveller video documentary).

1. Siapkan cerita perjalananmu

Disini adalah salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan, tidak perlu sampai buat storyboard tetapi cukup shotlist pada saat melakukan perjalanan. Rekam sebanyak mungkin, tetapi ketika tanpa cerita video-mu akan menjadi sebuah video biasa yang mungkin bisa saja bercerita.
Ketika ingin memulai perjalanan, tentu sudah diniatkan ingin membuat video perjalanan. Cari apa saja yang menarik pada daerah tujuan perjalanan kalian, seperti kegiatan tari-tarian daerah, pemandangan gunung atau laut, makanan khas-bisa juga proses memasak makanan tersebut, atau banyak hal lain yang mungkin perlu disampaikan ke penonton nantinya.

2. Persiapkan alat rekammu
Saat ini dunia sudah semakin canggih, cukup menggunakan perangkat Apple yang bernama iPhone (tipe 4s atau 5) sudah dapat merekam video full HD (high definition) tentu dengan kualitas yang sangat baik. Atau saat ini banyak ponsel dengan OS Android dengan kualitas kamera setara dengan iPhone. Jika menggunakan kamera ponsel, pastikan sediakan space storage (ruang penyimpanan data) yang cukup lega. Pindahkan file-file foto, video atau musik sebagian. Jangan lupa selalu membackup data rekaman video diponsel setiap harinya.
Jika menggunakan kamera DSLR tentu pastikan membawa pilihan lensa yang cukup ringkas kalau tidak mau repot, bisa gunakan lensa dengan focal length standar tentu dengan bukaan (diafragma) lebar. Atau cukup dua pilihan lensa, lensa wide dan lensa tele. Jika kalian ingin lebih ribet silahkan bawa banyak lensa fix, tentu untuk mendapatkan ketajaman gambar yang lebih. Sedangkan kalau mau lebih praktis lagi bisa menggunakan Camcorder jenis Sony HXR NX-70p, bayangkan bentuknya yang ringkas dengan kemampuan yang handal.

Lanjutkan baca