Tag Archives: catatan perjalanan

[Tips] Mempersiapkan Perjalanan ke Halmahera Barat

Jogja. 2010.
Masih teringat jelas dalam ingatan saya bagaimana rumitnya mengurus keberangkatan 20 orang tim KKN UGM ke Maluku Utara, Mungkin ini bukan jalan-jalan biasa, karena ini salah satu program eh mungkin lebih tepatnya kuliah 3 SKS men. Kuliah Kerja Nyata, entahlah mungkin saya berjodoh dengan teman-teman yang cukup baik bisa menerima saya dalam tim. Karena saya apalah ini …
Sebenarnya ini hanya tulisan yang ditulis ulang, sedikit catatan dulu bisa dibaca disini, disini dan disini.

Bandara Juanda 2010. Setibanya di Bandara kami menunggu 2 jam untuk keberangkatan menuju Makassar untuk transit. Leyeh-leyeh dulu, dengan bawaan sedikit.
Bandara Juanda 2010. Setibanya di Bandara kami menunggu 2 jam untuk keberangkatan menuju Makassar untuk transit. Leyeh-leyeh dulu, dengan bawaan sedikit.

Untuk mempersiapkan keberangkatan kami dari Yogyakarta, saat itu dibagi menjadi dua kloter. Saya masuk dalam kloter pertama, yang tujuannya survey lokasi yang nantinya akan ditempati oleh teman-teman yang lain. Untuk keberangkatan pertama kami dilepas seminggu sebelum kloter kedua, entahlah apa yang terbesit dalam pikiran saya waktu itu. Sebelum berangkat saya sempat menghubungi mbak Dyah Kusuma kawan facebook saya yang memang saat itu Board Production untukĀ Festival Teluk Jailolo. Ya sedikit-sedikit mengorek informasi, bagaimana dan seperti apa. Sedikit bekal dari beliau, lumayan dapat info tempat-tempat dan kontak lokal yang bisa saya hubungi. skip-skip…

Bandara Sultah Babullah Ternate 2010. Kami tiba disambut matahari pagi, karena kami menikmati matahari terbit dari atas pesawat.
Bandara Sultah Babullah Ternate 2010. Kami tiba disambut matahari pagi, karena kami menikmati matahari terbit dari atas pesawat.

Persiapan Keberangkatan.
Apa sih yang harus dibawa saat Travelling? misalnya kali ini saya anggap Travelling, walaupun tugas belajar. Perjalanan ke Maluku Utara, lebih tepatnya Halmahera Barat memang memakan waktu lama. Ibarat kata lewat darat, udara dan laut. Semuanya dapat, jadi kalau naikĀ speedboat 4 jam sudah ngerasain, kalau lebih kayaknya belum. hehehe.

Sebelum berangkat kesana, kami disarankan untuk meminum obat malaria. Dan membawanya kesana, karena berdasarkan informasi saat itu daerah yang kami kunjungi katanya rawan malaria. Yaudahlah semua anggota tim mempersiapkan itu, toh walaupun tidak terbukti setelah ngobrol dengan bidan di Desa Akelamo Kao saat itu.

Survey keadaan petai rumput laut di Desa Bobaneigo, Jailolo Timur 2010.
Survey keadaan petai rumput laut di Desa Bobaneigo, Jailolo Timur 2010.

Karena kita tinggal disana hampir dua bulan lamanya, mungkin kebayang mau bawa baju apa aja? bawa sabun? obat nyamuk? gula? beras? shampo? Padahal lokasi yang dituju juga ada pedagang. Kalau saya sih enteng aja, cuma bawa sikat gigi, pasta gigi ukuran kecil, sabun mandi cair ukuran kecil, dan shampo sachet. Jangan lupa bawa Kanebo untuk mobil, nanti saya ceritakan dilain waktu tentang misteri kanebo ini. Hehehe.

Continue reading [Tips] Mempersiapkan Perjalanan ke Halmahera Barat