Tag Archives: Poncosari

Ceritane Nggawe Video Teaser Kempen

“Halo dengan dwi disana?” tanya seseorang diujung telepon
”Yes! Pripun mas?” jawab saya
”Siap-siap ewangi nggarap video teaser campaign-nya Mimit ya?” lanjut makhluk kurus penggemar mbak-mbak girlband dan doyan mie instan
“Sip baginda, nanti kita jumpa” akhir saya mengkonfirmasi ajakan kakak saya itu.

”Jadi Camera Person
Tidak lama setelah percakapan pendek diatas, ya kira-kira segitu-lah pendeknya. Soalnya Baginda itu kalau ngejelasin via telepon nggak jelas, jadi di-iya-in dulu setelah itu ketemuan. Dan kakak saya itu kalau ngomong ditelepon kayak kumur-kumur. *ups maaf kak!”

Minggu depannya saya menuju rumah kontrakan berwarna jingga itu, sekarang sih sudah pada pindah nggak disitu lagi. Saya menemui Baginda, untuk ngobrol-ngobrol perihal telepon diatas. Sebelumnya saya juga sudah dikabari mas Mimit juga sih untuk ini, dan saya siap untuk membantu. Yo soale lumayan icip-icip kamera yang baru dibeli sama CatchLight sih, entah ada angin apa Iqbal beli Canon EOS 5D mk II. Mungkin buat mempermudah kalau ada produksi film yang membutuhkan kamera itu.

Secara saya kan nggak pernah tuh megang kamera kelas Pro seperti 5D mk II ini, ya walaupun dulu saat produksi film yang digawangi limaenam film ”Say Hello To Yellow” juga pakai kamera yang sama sih. Tapi waktu itu saya jadi asisten kamera bagian penata cahaya, tapi kali ini saya dipercaya buat jadi Camera Person. Berbekal 5D mk II dan lensa canon bergelang merah 24-105 F4L, saya rasa cukup sekali untuk membuat teaser video yang diminta. Ditambah dengan 2 batterai dan memory CompactFlash cadangan yang saya miliki.

Dengan Sutradara Baginda Sandi Akbar Paputungan, dan Client Hermitianta selaku pemesan. – ini bahasanya cukup lebai – shotlist sudah siap, serta ide cerita yang akan hadir pada video ini. Kalau ide cerita ini hasil rembukan Baginda dan mas Mimit sebelumnya, ya sebenernya saya sih masih nggak PeDe aja gitu diserahin jadi Camera Person tapi menurut saya sih harus dicoba. Pengalaman baru, dan kamera baru (nggak nyambung).

”Tentang Proses Produksi”
Setelah utak-utik editing video teaser ”Energi Baru, Suara Baru” dan diedit sendiri oleh mas Mimit distudio PostProduction saya –ceile padahal mah cuma iMac- akhirnya video itu rilis setelah satu kali revisi karena ada pergantian pemain pada adegan tersebut. Karena dik Intan Agisti sang fotografer perempuan manis berkulit coklat tidak bisa melanjutkan pengambilan adegan pada saat acara Earth Hour kemarin. Akhirnya diganti oleh seorang gadis manis bernama Poppy. Dan dik Ciprut tetap menjadi pemeran pada teaser ini, maklum dik Ciprut ini memiliki totalitas dalam berakting (dia pernah membintangi film pendek ”Gara-Gara Bendera”).

Ada adegan yang memang menguras tenaga, seperti adegan lari. Walaupun tidak begitu banyak, tapi adegan lari ini mendominasi di video teaser-nya (disini). Mengapa berlari? Kita tahu bahwa energi fosil semakin berkurang, dan lambatnya pengembangan Energi Terbarukan (renewable energy). Berlari mencari sebuah energi terbarukan, berlari melewati macetnya jalanan, berlari dari jalan beraspal, berlanjut ke jalan tanah, dan akhirnya menuju Pantai Baru, Desa Poncosari yang menjadi tempat pengembangan energi terbarukan sekaligus menjadi tempat acara ”Energi Baru, Suara Baru”. Walaupun sebenarnya mereka berdua yang lari-larian nggak ada janjian untuk jumpa diantara kincir angin disana lho, yaiyalah kan namanya skenario.

Setelah semua proses pengambilan gambar selesai, mas Mimit bekerja pantang menyerah dan saya temenin ngedit video-nya sih. Ditemani lagu-lagu salah satu band Bali Nosstress yang punya perhatian pada hal-hal kecil dalam keseharian, optimisme, kritik dan lingkungan. Mengambil beberapa potongan lagu dari album pertama ”Perspektif Bodoh” untuk mengisi instrumen yang sesuai adegannya. Eniwei kalian harus membeli album aslinya! Hahaha…